Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin

RINGKASAN SEPUTAR ZAKAT FITRAH

Penulis: Abu Hazim Muhsin bin Muhammad Bashori
Mudir dan Pengajar Ma’had Ittiba’us Sunnah
Sampung, Sidorejo, Plaosan, Magetan – Jawa Timur

 

1.  HUKUM MEMBAYAR ZAKAT FITRAH

Jumhur ahlul ilmi mengatakan bahwa hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah fardlu sebagaimana hadits Nabi  :

 

فرض رسول الله r صدقة الفطر من رمضان صاعا من شعير على العبد  والحر والذكر والأنثى

Artinya : “Rosululloh r mewajibkan shodaqoh fitrah dari bulan romadhon satu sho’ kurma atau satu sho’ tepung sair bagi budak, merdeka, laki-laki atau perempuan.” (HR. Ibnu Umar / Muttafaqqun ‘alaihi).

 

2.  WAJIBKAH ANAK KECIL MEMBAYAR ZAKAT FITRAH ?

ANAK KECIL MEMBAYAR ZAKAT FITRAH Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin
Pendapat jumhur Ahlul ilmi bahwa anak yang  masih kecil sekalipun juga harus membayar zakat. Dalilnya hadits Ibnu Umar yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim sebagaimana yang telah tersebut di atas.

 

 

3.  SIAPA YANG MEMBAYAR  ZAKAT BAGI ANAK KECIL ?

Jumhur mengatakan bahwa bila anak kecil itu punya harta, maka harta itu diambil dari harta miliknya tapi bila tidak punya harta maka bagi yang memelihara itulah yang membayar zakat.

 

 

4.  TUJUAN ZAKAT FITRAH

Tujuan yang paling utama adalah agar terampuni dosa-dosanya sebagaimana sabda Rosululloh r :

 

فرض رسول الله r صدقة الفطر طهرة للصائم من اللغو والرفث

Artinya : “Rosululloh r mewajibkan zakat fitrah sebagai penyuci perbuatan dosa dan keji bagi orang-orang yang berpuasa.” (HR. Ibnu Abbas / Abu Dawud & Ibnu Majah)

5.  WAJIBKAH ZAKAT FITRAH BAGI ORANG YANG BELUM BERBUAT DOSA ?

Wajib pula baginya membayar zakat walaupun dia belum berbuat dosa. Hadits di atas dibawakan karena kebanyakan manusia adalah berbuat dosa dan ini adalah pendapat jumhur ulama’.

 

 

6.  TANGGUNG JAWAB SIAPA ZAKAT FITRAH BAGI ISTRI ?

Pendapat jumhur Ahlul ilmi bahwa yang menanggung zakat fitrah bagi istri adalah suami, karena suamilah yang harus memberikan nafkah kepada istri. Sebagaimana sabda Rosululloh r :
bayar zakat Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin

وإنك لن تنفق نفقة تبتغى بها وجه الله إلا أجرت بها حتى ما تجعل فى في امرأتك

Artinya : “Dan sesungguhnya tidaklah engkau menginfaqkan suatu nafkah kemudian engkau mengharap wajah Alloh kecuali engkau mendapatkan pahala, bahkan nafkah yang engkau berikan pada istrimu (juga mendapat pahala).” (HR. Sa’d bin Abi Waqqosh / Muttafaqqun ‘alaihi).

 

7.  APAKAH BAYI DALAM KANDUNGAN HARUS DIZAKATI ?

Pendapat jumhur Ahlul ilmi bahwa bayi yang ada dalam kandunganpun harus dizakati. Sedangkan pendapat imam Ahmad bin Hambal bahwa disunnahkan zakat bagi bayi dalam kandungan.

 

8.  ZAKAT FITRAH ITU BERUPA APA?

Adapun zakat fitrah itu telah dijelaskan oleh Rosululloh r :

 

كنا نعطيها فى زمن رسول الله r صاعا من طعام أو صاعا من تمر أو صاعا من شعير أو صاعا من أقط أو صاعا من زبيب

Artinya : “Kami mengeluarkan (zakat fitrah) dizaman Rosululloh r

-          Satu sho’ dari makanan  

-          Satu sho’ dari kurma

-          Satu sho’ dari gandum

-          Satu sho’ dari susu kering

-          Satu sho’ dari zabib (anggur kering)”

(HR. Abu Said al Khudry / Muttafaqqun ‘alaih)

 

 

9.  BOLEHKAN ZAKAT FITRAH ITU BERUPA MAKANAN POKOK ?

Diperbolehkan bagi kaum muslimin untuk mengeluarkan zakat fitrah berupa makanan pokok dan ini adalah pendapat jumhur Ahlul ilmi dan dirojihkan (dikuatkan) oleh Syaikhul islam Ibnu Taimiyyah dan muridnya (Ibnu Qoyyim). Dalilnya adalah hadits Nabi r :
hukum seputar zakat Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin

كنا نعطيها فى زمن رسول الله r صاعا من طعام . . .

Artinya : “Kami mengeluarkan (zakat fitrah) dizaman Rosululloh r satu sho’ dari makanan …” (HR. Abu Sa’id al Khudry / Muttafaqqun ‘alaih)

 

10. BOLEHKAN ZAKAT FITRAH ITU BERUPA UANG ?

zakat menggunakan uang Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin
Syaikh Yahya bin Ali al Hajury hafidohulloh berfatwa bahwa tidak boleh bagi kaum muslimin untuk mengganti zakat fitrah dengan mata uang. Karena mata uang itu sendiri sudah ada di zaman Rosululloh r dan para shohabat. Dan disana tidak ada nukilan satu haditspun tentang bolehnya zakat dengan mata uang.

 

 

11. KAPAN ZAKAT FITRAH ITU DIKELUARKAN ?

Pendapat imam Ahmad, Ishaq bin Rohawaih dan Imam Syafi’i bahwa zakat (fitrah) itu harus dikeluarkan mulai terbenamnya matahari malam ‘Idul fitri. Sebagaimana hadits Nabi r :

 

فرض رسول الله r صدقة الفطر

Artinya : “Rosululloh r mewajibkan zakat fitrah.” (HR. Ibnu Umar / Muttafaqqun ‘alaihi).

Dan ‘Idul Fitri itu dimulai dari terbenamnya matahari.

 

 

12. BOLEHKAH MENDAHULUKAN PEMBAYARAN ZAKAT FITRAH ?

Terjadi perselisihan dikalangan Ahlul ilmi :

  1. Boleh sehari atau dua hari sebelum hari raya idul fitri (pendapat Imam Malik bin Anas dan pendapat Imam Ahmad bin Hambal).
  2. Boleh dikeluarkan di awal bulan romadhon (pendapat Imam Syafi’I dan pengikutnya).
  3. Tidak boleh sebelum masuk malam Idul Fitri. (pendapat Dhohiriyah).

Dan pendapat yang paling rojih adalah pendapat yang pertama. Wallohu a’lam.

 

 

13. BOLEHKAH  ZAKAT FITRAH DIKELUARKAN SETELAH SHOLAT ‘IDUL FITRI  ?

Tidak boleh zakat fitrah dikeluarkan setelah sholat Idul Fitri, sebagaimana sabda Nabi r :

 

أمر أن تؤدى قبل خروج الناس إلى الصلاة

Artinya : “Rosululloh r memerintahkan agar zakat (fitrah) itu dikeluarkan sebelum keluarnya manusia untuk (melakukan) sholat.(HR. Ibnu Umar / Muttafaqqun ‘alaihi)

Dan ini pendapat Ibnu Sirin dan an Nakho’i.

14. BAGAIMANA ZAKATNYA BILA DITUNAIKAN SETELAH SHOLAT ‘IDUL FITRI  ?

Zakat yang dikeluarkan setelah sholat itu menjadi shodaqoh sebagaimana shodaqoh yang lainnya, sebagaimana sabda Nabi r :

 

فمن أداها قبل الصلاة فهي زكاة مقبولة ومن أداها بعد الصلاة فهي صدقة

Artinya : “Maka barangsiapa yang menunaikan zakat tersebut sebelum sholat maka itu adalah zakat yang diterima, dan barangsiapa yang menunaikannya setelah sholat  maka itu menjadi shodaqoh.” (HR. Ibnu Abbas / Abu Dawud & Ibnu Majah)

 

 

15. ZAKAT FITRAH ITU DIBERIKAN KEPADA SIAPA ?

Dikuatkan oleh Imam Ahmad, Iman Malik, Imam Abu Hanifah, Syaikhul islam Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Qoyyim. Bahwa zakat fitrah itu khusus diperuntukkan bagi orang faqir dan miskin, sebagaimana sabda Nabi r :

 

فرض رسول الله r زكاة  الفطر طعمة للمساكين

Artinya : “Rosululloh r mewajibkan zakat fitrah untuk makanan bagi orang miskin.” (HR. Ibnu Abbas / Abu Dawud & Ibnu Majah)
Source

pixel Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin
button print grnw20 Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin
Bagikan artikel ini ke..
  • more Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin
  • vuible Risalah Seputar Zakat Fitrah – al Ustadz Abu Hazim Muhsin
 

Copyright © 2013 Hepindo|www.mudzakar.com – All Rights Reserved